Cara Mudah Mengganti Air Akuarium

Pergantian air sebagian dengan teratur dianjurkan untuk akuarium, tapi perubahan air besar ini bisa juga mengakibatkan problem.

Kadang perubahan air secara besar yang tidak sesuai ketentuan bisa membikin ikan mati.

Dikutip dari The Spruce Pets, pemicu yang lebih kompleks dibanding pergantian air ialah kotoran ikan, partikel makanan yang tidak dikonsumsi, daun-daun mati dari tumbuhan akan mengganti karakter kimiawi air, dan ikan harus sesuaikan peralihan itu.

Saat terjadi peralihan air yang besar secara mendadak, hal tersebut akan mengakibatkan peralihan mencolok pada formasi air hingga ikan sering tidak bisa mentolerirnya dan mereka akan mati.

Ikan yang tidak langsung mati bisa menjadi depresi dan kemungkinan mati di selanjutnya harinya dapat beberapa minggu atau bulan sesudahnya.

Perlukah menukar air akuarium?

Lalu, bila pergantian air ini bisa membunuh ikan, kenapa air dalam akuarium harus ditukar? Jawabnya ialah jika pergantian air dengan teratur penting untuk kesehatan ikan dalam periode waktu panjang.

Sampah yang larut di air dan tidak kelihatan dengan mata telanjang tidak langsung akan membunuh ikan tetapi bisa membuat depresi dan alami pengurangan kebal pada penyakit.

Ikan akan seringkali terserang bakteri, virus, dan parasit tanpa diakuinya. Ikan dengan ketahanan badan yang kuat akan jarang-jarang jatuh sakit.

Kebalikannya, ikan yang sakit umumnya alami depresi karena keadaan air yang jelek atau skema makan yang tidak tepat. Saat itu, nitrat yang bertambah dijumpai mempengaruhi perkembangan ikan, dan kekuatannya untuk mereproduksi.

Ikan muda benar-benar peka pada keadaan air yang jelek. Hal terbaik yang bisa Anda kerjakan untuk mempertahankan kesehatan ikan dengan menukar air dengan teratur.

Perubahan air dengan cara bertahap

Bila akuarium jarang-jarang ditukar airnya sepanjang beberapa bulan tidak bagus untuk langsung menukar semua air secara mendadak. Tetapi, Anda mulai bisa menukar air dengan teratur. Mulai dari yang kecil yaitu tukar sekitar 5 % dari keseluruhan volume air.

Selanjutnya nantikan sepanjang satu minggu dan melakukan pergantian air kecil yang sama. Teruskan proses ini sepanjang beberapa waktu, setiap kenaikan prosentase air berbeda sedikit.

Ini akan membuat ikan alami peralihan kimiawi air yang lamban dan mereka segera dapat menyesuaikan tanpa mencelakakan.

Memiara ikan hias menjadi satu diantara hoby yang banyak dijalani warga di tengah-tengah wabah virus corona. Cukup banyak juga orang yang baru mengawali memiara ikan hias di periode wabah ini.

Akuarium adalah komponen penting dalam perawatan ikan hias. Tetapi, untuk pemula, isi atau menukar air akuarium sering berasa susah, walau sebenarnya prosesnya simpel.

Dikutip dari The Spruce Pets,sepanjang Anda memerhatikan dan jalani semua perintah dengan jeli, check kembali apa Anda mempunyai semua perlengkapan yang dibutuhkan, dan pastikan apa saja yang Anda tambah ke akuarium dibikin bersih secara detail.

Berikut langkah isi air ke akuarium ikan hias.

Persiapkan akuarium, penyaringan, pemanas, dan lampu sesuai panduan yang diberi bersama perlengkapan akuarium. Basuh kerikil akuarium dan semua benda dekor yang bakal Anda taruh ke akuarium.

Anda perlu menyisihkan waktu sekitaran 45 menit ataupun lebih bila Anda isi akuarium sama ukuran yang semakin besar.

Peralatan yang diperlukan

– Akuarium dan perlengkapannya
– Conditioner air
– Ember bersih
– Piring bersih
– Kerikil yang telah dicuci

Langkah isi dan menukar air akuarium

Pertama, persiapkan sebotol pendingin air akuarium atau deklorinator. Siapkan ember dan berikan cap cuman untuk pemakaian akuarium.

Jangan ada sabun dalam ember akuarium. Isi sisi bawah akuarium dengan kerikil yang sudah dicuci sampai kedalaman dua sampai tiga inch.

Tempatkan piring bersih di atas kerikil. Yakinkan tidak ada tersisa sabun dalam piring. Bila tidak percaya, rendam sepanjang lima menit dalam larutan pemutih 10 %, basuh sampai bersih sama air mengucur, selanjutnya diamkan jadi kering saat sebelum dipakai.

Diamkan air dingin mengucur dari keran sepanjang beberapa saat untuk hilangkan mineral atau endapan dari garis.

Isi ember bersih kurang lebih dua pertiga sampai tiga perempat penuh sama air. Tuang air dari ember ke piring di akuarium secara perlahan-lahan.

Ulang cara sampai akuarium berisi air 1/2. Selanjutnya, tambah tanaman dan dekor akuarium.

Selanjutnya, tambah tanaman dan dekor. Anda bisa menambah aksesories lain seperti batu dan patung yang semakin besar ke akuarium, tetapi yakinkan semua dicuci dan dikeringkan secara detail saat sebelum ditempatkan ke akuarium.

Dianjurkan untuk cuman menambah aksesories yang dibeli dari toko akuarium karena batu-batuan yang diketemukan bisa mengganti pH akuarium.

Seterusnya, pasang pemanas dan filter, tetapi tidak boleh colokkan dahulu kabel ke stopkontak.

Bebaskan piring dan tambah pengontrol temperatur air sama sesuai panduan paket. Saat ini ialah saat yang pas untuk menambah starter bakteri. Hidupkan filter dan pemanas, dan diamkan akuarium berpijar minimal sepanjang dua puluh empat jam saat sebelum menambah ikan.

 

 

Tinggalkan komentar