Perbedaan Aquascape dan Akuarium biasa

Aquascape memanglah bukan hoby yang baru. Tetapi, hoby ini terakhir makin dikenali dan disukai khususnya saat masuk periode wabah.

Walau tidak termasuk baru, tetapi ada banyak yang belum pahami bedanya dengan akuarium biasa (konservatif).

Maka apakah bedanya aquascape dan akuarium biasa?

Menurut buku “Daya tarik Aquascape” yang dicatat oleh Warisno dan Kres Dahana (2011), aquascape sebenarnya tidak terlampau berberda dengan seni mengatur akuarium. Karena, aquascape memang sisi dari seni akuarium.

Seni ini bisa juga disebutkan akuarium taman karena lebih mengutamakan pengaturan tanaman air sebagai sebuah taman dalam akuarium.

Walau kelihatan simpel, tetapi mengatur aquascape memerlukan pengembangan dan kreasi, lho. Untuk pehobi aquascape, kegiatan ini jadi rintangan sendiri.

Nach, bila masih bimbang dengan apakah bedanya aquascape dan akuarium biasa, berikut penuturannya:

Aquascape lebih mendatangkan alam

Pada akuarium biasa, biasanya pehobi akan isi akuarium dengan pernak-pernik tertentu selanjutnya masukkan ikan ke dalamnya.

Kerap kali beberapa pehobi akuarium konservatif memakai tanaman tiruan untuk percantik akuariumnya.

Disamping itu, ditempatkan juga beberapa alat keperluan ikan, seperti filter, lampu dan kadang heater-cooler.

Sementara aquascape lebih seperti keadaan alam yang sebetulnya.

Pada ekosistem air yang alami ada gabungan tiga elemen, yaitu air, tanaman, dan hewan.

Begitupun beberapa pehobi, mereka seakan usaha mendatangkan keelokan alam yang lebih elok dibanding akuarium biasa.

Tidak seluruh orang dapat melakukan. Karena, dibutuhkan kekuatan untuk jaga kesetimbangan kehidupan dalam bak saat seorang jalankan hoby aquascape.

Keperluan sinar

Akuarium biasa memakai lampu untuk menerangi dan memberikan keelokan pada akuarium tersebut.

Sementara pada aquascape, lampu taak cuman membuat cerah dan memberikan keelokan pada akuarium, tapi juga jadi sumber sinar untuk fotosintesis tanaman.

Makhluk hidup yang dipiara

Akuarium biasa biasanya lebih mengutamakan gabungan air dan ikan. Maknanya cuman ada satu tipe makhluk hidup yang dipiara.

Sementara aquascape memadukan tanaman air, ikan dan air.

Karena ada dua makhluk hidup yang dipiara, tingkat kesusahannya juga semakin tinggi.

Apa lagi, ikan dan tanaman air mempunyai keperluan yang lain, khususnya dalam soal udara, keadaan air, dan makanan.

Punyai jenjang kesusahan

Minimal ada tiga tingkat kesusahan yang dilewati beberapa pehobi aquascape.

Barisan pemula, misalkan, masih usaha mengusai dalam menyatukan ikan dan tanaman air pada sebuah bak.

Pemula biasanya maish memakai beberapa jenis tanaman yang gampang tumbuh, gampang berkembang, tidak begitu memerlukan sinar (dari lampu), dan tidak membutuhkan injeksi CO2.

Sementara pehobi aquascape lanjut mulai menanam tanaman dengan tingkat kesusahan media, yaitu tanaman air yang memerlukan sinar dan CO2 dengan jumlah yang cukup.

Pada jenjang ini, pehobi biasanya harusnya menambah perlengkapan lampu fluorescent, sedikit injeksi CO2, dan memakai filter yang lebih bagus.

Paling akhir, pada pehobi aquascape mengusai, semua tipe tanaman air bisa mereka tanam, tentu saja dengan keperluan sinar dan CO2 yang tinggi, susah tumbuh dan membutuhkan perawatan extra.

Biasanya mereka telah memakai perlengkapan berteknologi tinggi serta lebih sanggup mengatur aquascape dengan seni tinggi

Aquascape perlu tempat tanam

Karena memakai tanaman tiruan, akuarium biasa kerap kali tidak membutuhkan tempat tanam atau substrat.

Tetapi, pada aquascape tempat tanam harus ada karena jadi tempat tumbuhnya tanaman air.

Tipe filter berlainan

Pada akuarium biasa, kita bisa pilih filter apa saja sesuai volume air dalam bak dan tipe dan jumlah ikan.

Sementara pada aquascape, kita harus juga menimbang kehadiran tanaman air.

Aquascape akan lebih bagus bila memakai under gravel filter (UGF), Canister Filter, dan filter biologis.

Pemberian pupuk

Pemberian pupuk pada tanaman air benar-benar dibutuhkan untuk menyiapkan elemen hara yang diperlukan tanaman.

Sementara pada akuarium biasa, pupuk tak perlu diberi karena ikan tidak memerlukannya dan kita dapat memakai tanaman tiruan

Aquascape perlu injeksi CO2

Pada aquascape, injeksi CO2 dibutuhkan, khususnya pada aquascape dengan beberapa tanaman air.

Injeksi CO2 ditujukan untuk tingkatkan kandungan CO2 larut di di air dan diperlukan oleh tanaman air, bukan oleh ikan.

Maka akuarium biasa yang cuman berisi ikan tidak membutuhkannya.

Tipe ikan

Kita dapat pilih ikan tipe apa saja untuk ditempatkan di akuarium biasa. Tetapi, pada aquascape tipe ikan yang dapat diputuskan condong lebih terbatas.

Aquascape memerlukan ikan-ikan yang semakin tenang, bukan ikan dasar, bergerak di barisan dan tidak makan tanaman air.

Jumlah ikan

Pada akuarium biasa, pemikiran jumlah ikan kerap kali hanya ukuran bak dan tipe ikan yang dipiara.

Tetapi, pada aquascape, ikan yang dapat dipiara condong semakin sedikit. Ini dilaksanakan untuk jaga kesetimbangan di antara ikan dengan tanaman air.

Topik

Pada akuarium biasa, topik kerap kali tidak tampil serta lebih ke memiara ikan dalam bak kaca.

Sementara aquascape biasanya mempunyai topik yang unik. Kerap kali, aquascape ambil topik dasar perairan di mana bannyak tumbuhan yang bersatu dengan ikan-ikan.

Tingkat kesusahan

Tingkat kesusahan dalam mengatur dan menjaga aquascape lebih tinggi dibandingkan akuarium biasa.

Tetapi, untuk pehobi, keelokan aquascape dapat memberinya kepuasan dan kebanggaan lebih.

Karena, aquascape ialah kreasi seni yang dibikin dengan kreasi sendiri. Menikmatinya seperti nikmati sebuah kreasi seni yang kemungkinan tidak dipunyai oleh beberapa orang lain.

 

Tinggalkan komentar